REVIEW L.A. Girl Eyeshadow Collection Nudes (with video)

IMG_5322a

Haiiiiiiiiiiii,, sepertinya peralatan tempur yang satu ini lagi hangat menjadi bahan perbincangan ya πŸ˜€ Jadii, di sini saya tidak membandingkan dengan satu brand yang emang terbukti cakep. Tapi Jemari Enggar akan membahas tentang produk ini sendiri.

Baru beberapa hari yang lalu produk ini sampai di tangan. OL shopnya ngirimnya cepet bingit. Dan barang sampai di rumah dengan selamat (horee!). Kenapa saya tertarik sama yang satu ini? Pertama , karena tergoda sama warnanya yang kalem, natural banget. Kedua , harganya tak bisa dipungkiri lagi, terjangkau polll.

Setelah dicoba emang bener, warnanya itu kalem banget, jadi pas banget kalo dipake sehari-hari untuk tampilan makeup yang natural. Meskipun yang matte hanya ada 3, tapi jangan kuatir kalo shimmer eyeshadow yang lainnya ga bakalan ngeblink-blink. Masih aman buat sehari-hari.

Menurut saya warnanya akan lebih muncul dan tahan lama, kalau sebelumnya kita menggunakan Eye Makeup Base. Berikut ini saya memakai #1 , #2, dan #4 yang merupakan favorit saya dari L.A. Girl Eyeshadow Collection Nudes ini πŸ™‚

Untuk harga yang terjangkau saya suka banget bisa dapetin warna-warna cantik ini πŸ™‚

Clean & Clear | Kulit Berminyak Diapakan Dong?

Jemarienggar Johnson's

Oily Skin. Kalau wanita di Korea punya kulit wajah yang berkilau, maka kulit wajah saya tak kalah berkilaunya. Hahahah. Cuma bedanya kalo kulit wajah saya berkilau karena minyak (bukan minyak goreng, bukan minyak sayur, bukan pula minyak tanah hehe). Kalo punya kulit berminyak ituhhh wajah jadi kelihatan kusam, gak seger. Kalopun ditutup dengan makeup (apalagi makeupnya ga disesuaiin dengan jenis kulit wajah kita) masih aja kelihatan berminyak. Tapi sedikit mengurangi kadar kusam sihh kalo ditutup pakai makeup πŸ˜€

Terus dengan kulit wajah yang berminyak terlebih lagi di daerah ‘T’ , repot juga kan kalo sehari-hari harus berkutat sama makeup. Mau ke luar rumah bentar aja harus didempul dulu. Mau beli kerupuk di toko sebelah rumah aja harus pake bedak dan teman-temannya. Repot banget kaan?

Saya sendiri uda sering coba ganti-ganti sabun wajah. Sebelumnya nyobain sabun wajah untuk orang dewasa. Emm ada yang lumayan lah buat kulit berminyak saya. Terus setelah produk itu habis, penasaran sama Clean & Clear Deep Action Cleanser. Nyoba sama produk yang satu itu karena tulisan di kemasan yang Oil Free dan tidak menyumbat pori . Nahh ini nih πŸ˜€

Kesan saya setelah beberapa kali pakai produk ini, memang untuk beberapa jam, jumlah minyak yang keluar di wajah saya memang sedikit berkurang. Dan wajah rasanya segerrrr. Hehee. Dengan rajin cuci muka (asal ga berlebihan frekuensi cuci mukanya) kulit wajah jadi lebih jarang muncul yang namanya jerawat. Hepii bangettt kaaan. Mulai dari situ mulai pede keluar rumah tanpa makeup berlebihan. Kadang nggak usa bermakeup pun uda pede πŸ˜€

Kalau untuk Clean & Clear Essentials Oil-Control Toner nya, saya kurang suka. Masih ada aroma-aroma alkoholnya (mungkin) dikiiitt sih. Jadi berasa nyess gitu kalo diusap di wajah. Tapi nyess nya itu ga bikin seger menurut saya. Sekali lagi, untuk kulit berminyak saya, nggak keset. Jadi cukup coba beberapa usap aja.

Jemarienggar Johnsons Facial Foam

Tapi….. Clean & Clear Essentials Foaming Facial Wash yang satu ini nih favorit Jemari Enggar. Seger banget kalo habis cuci muka pake yang satu ini. Rasanya ringan banget di wajah. Wajah terbebas dari minyak lebih lama πŸ˜€ Dan wajah lebih jarang dihampiri sama jerawat. Haduu siapa yang nggak hepiΒ  sihh :p

PS: Kulit setiap orang memiliki tingkat sensitifitas yang berbeda-beda. Jadi apa yang cocok untuk kulit saya terkadang kurang cocok bagi kulit orang lain πŸ™‚ Yukk rajin bersihin wajah!

CLBK , Balikan Sama Mantan ???

JEMARIENGGAR CLBK

Mengapa engkau waktu itu putuskan cintaku
Dan saat ini engkau selalu ingin bertemu
Dan mengulang jalin cinta…

Hayoo ngaku, siapa yang (paling nggak pernah denger) suka lagu dari Kahitna yang satu itu πŸ˜€ Yup! Judulnya ‘Mantan Terindah’. Ato sekarang ada yang lagi galau antara pengen balikan tapi gimana-gimana maju mundur gitu? Hehehe. Sedikit berbagi pengalaman nih, iya pengalaman, karena saya bukan ahli asmara atau pakar psikolog.

Kadang memang ada situasi di mana kita merasa kangen sama seseorang yang pernah hadir di hati kita (ceilaah). Kangen… kalo kangen berarti ada sesuatu yang membekas di hati kita kan?. Tapi seringkali kita dihantui dengan perasaan dan pikiran tentang ‘Mungkin gak sih balikan? Di mana harga diri gue? Doi mau nerima lagi gak ya?’ dan kecemasan-kecemasan lainnya. Hal itu juga pernah terjadi pada saya. Dan pertanyaan-pertanyaan itu udah pasti menghantui saya. Terlebih lagi kalo ada temen yang ngomporin buat apa balikan, mending cari yang lain. Yaa, inilah pilihan. Kita yang mengetahui betul bagaimana perasaan kita πŸ™‚

So,,, saya ambil pilihan yang mana yaaa kira-kira? Heehee.

Saya jadi ingin bercerita (Hloh! dari tadi emangnya ngapain ajaaa neng??). Saat itu… dulu… saya adalah pihak yangΒ  mengakhiri hubungan kami. Sampai akhirnya dua tahun berlalu dan beberapa pria sempat masuk, numpang mampir, dan keluar dari hati saya.

Terus? Terus?

Terus pada suatu saat ketika saya sudah benar-benar ingin serius dalam hubungan yang berkomitmen, namun saya masih terjebak dalam hubungan yang mengambang. Benar, masih in relationship, tapi keinginan untuk serius itu masih berjalan secara sepihak. Di sanalah saya mulai kangen pada sosok yang dahulu pernah ada.

Kenapa saya bisa kangen? Dan kenapa saya kangennya pada sosok dia yang itu?

Saya rasa semuanya yang pernah berjalan saat itu yang bikin kangen. Terutama saya merasa nyaman dalam banyak hal. Saya tahu, dia serius dalam menjalin sebuah hubungan. Hubungan kami baik saat itu. Untuk melewati sisa umur bersama pasangan, saya rasa nyaman itu penting. Bahkan setelah kami berpisahpun hubungan kami masih baik πŸ™‚

Terus mulai deh bingung Gegana, Gelisah Galau Merana Hahahaha LOL! Untuk beberapa waktu saya hanya berdoa dan berdoa. Sampai akhirnya pada suatu saat saya menghubungi dia. Pada awalnya minta maaf, jika saja saya punya salah padanya. Karena bisa jadi jika kita punya salah pada banyak orang, rejeki (rejeki bisa apa aja, nggak cuma materi)Β  kita akan terhambat. Beberapa hari kemudian saya mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan yang sedang mengambang.

Berulah dari kondisi sama-sama tidak memiliki pasangan, saya berusaha untuk menjalin dan memperbaiki hubungan dengan dia. Beberapa bulan kemudian kami memperjelas bahwa hubungan ini adalah serius. Alhamdulillah berjalan hingga saat ini. Kira-kira setahun sudah kami kembali. Dan insyaAllah, jika tidak ada suatu halangan apapun 3 bulan lagi kami menghalalkan hubungan ini πŸ™‚

JEMARIENGGAR CLBK HAPPY

Saya tidak akan bertanya atau mengungkit-ungkit kembali, kenapa pada akhirnya dia menerima saya kembali. Tapi saya tidak akan putus bersyukur pada Allah SWT, yang membuat jalan ini terbuka. Allah adalah pemilik hati kita. Tidak lupaa, saya nggak akan pernah lelah berterima kasih padanya πŸ™‚ Mari kita perbaiki semuanya, kita luruskan niat kita untuk beribadah, membangun rumah tangga, insyaAllah.

Jadiii… kesimpulan (menurut saya), nggak ada salahnya untuk kembali, asalkan kita tau kita kembali untuk sesuatu yang baik dan nggak main-main. Dan tentunya kita mencoba untuk saling menerima πŸ™‚ Saling menerima, mengisi satu sama lain, itu kuncinya. Pilihlah seseorang yang membawa pengaruh positif bagi diri kita. Pilihan yang hanya sekali dalam seumur hidup.

Selamat memilih yaa! Hehehee

Do What You Love & Love What You Do

BLOG ILLUS

Sebelumnya sedikit bercerita ya πŸ˜€ Yaa, saya lulusan DKV. Di mana (seharusnya) pekerjaan saya berkutat pada mencari solusi atau pemecahan masalah. Yap, konsep! Secara pribadi, saya termasuk orang dengan karakter yang agak sulit untuk berbicara di depan orang banyak. Pekerjaan pertama saya sebagai Web & Graphic designer di sebuah situs Entertainment di Indonesia. Selama dua tahun saya menjalani rutinitas masuk kantor, dikejar deadline (sebagai situs online, kami dituntut untuk bekerja cepat dengan kualitas yang baik), tiap harinya bekerja hampir lebih dari 8 jam (di Malang, 8 jam kerja), dan tentunya tak lepas dari yang namanya revisi hihii :’)

Sebagai orang yang pada dasarnya kurang suka pada sesuatu yang rutin, pasti pada suatu saat saya akan mengalami kebosanan. Dan benar saja! Ketika kebosanan itu datang, otak saya mulai melemah *halah ahahah. Jadi susah untuk memunculkan ide. Bahkan untuk menentukan pilihan warna atau mau pakai font apa susahnyaa kebangetan. Ga muncul-muncul. Hikss.

Seperti perkiraan, pada akhirnya saya memutuskan untuk keluar dari rutinitas itu. Kemudian saya mulai dengan pekerjaan freelance. Pekerjaan yang durasinya tidak terlalu panjang, sehingga bisa memutuskan untuk melanjutkan atau mencari tantangan lainnya.

Belakangan ini saya menggemari fotografi (tentunya masih kelas teri) tapi fotografi itu bisa mengantarkan saya menjadi salah satu kontributor foto sebuah produk makeup. Dari freelance desain, ataupun fotografi, ternyata bisa juga membuka peluang tawaran kerja (kantoran) di Ibu Kota. Namun sekali lagi sayang, saya masih belum terlalu tertarik untuk menjalani rutinitas yang panjang.

Lalu apa yang saya lakukan sekarang?

Melakukan apa yang saya suka. Dan saya menyukai apa yang saya lakukan. “Do what you love. And love what you do”. Hanya saja, jika pada saat tertentu saya sedang ingin melakukan A, maka saya akan menerima permintaan di bidang A. Namun jika saya sedang ingin melakukan B, saya hanya akan menerima permintaan B.

BLOG ILUS ISI

Jika ada yang beranggapan, bahwa saya memilih untuk selalu berada di zona aman, zona nyaman saya? Menurut saya kurang tepat. Karena pada saat saya mulai bosan melakukan sesuatu, saya akan mencoba sesuatu yang baru. Sesuatu yang belum saya BISA. Semua ini justru karena saya ingin terus belajar πŸ™‚

PS: BISA belum tentu berarti menguasai πŸ™‚ Tetapi menguasai pasti BISA kan?

#jemariemakeup Makeupnya Jemari Enggar

JUNI_2015

Yup, kalo ada yang search hastag Β #jemariemakeup di instagram, yaa itu makeupnya @jemarienggar πŸ˜€ Pertama-tama Jemari Enggar mulai ngemakeup temen-temen yang mau kondangan ato jadi bridesmaid.Β  Biasanya juga sekalian dengan hijabstyle nya. Tergantung rikues dari teman-teman juga sih. Ada yang mau berlayer, ada juga yang menutup dada πŸ™‚

JM

Duluuuu termasuk anak yang ga kenal sama yang namanya makeup. Bahkan sampai kuliah. Sampai akhirnya di semester-semester akhir barulah mengenal pensil alis. Itupun belum bisa bentuk alis, cuma sekedar nebelin alis yang asli. Terus mulai kenal sama eyeliner pensil. Itupun ke kampus tanpa pake foundation, tapi uda mulai pake pensil alis dan juga eyeliner pensil. Hahahahaa kacau deh pokoknya. Kebayang kaaan?

PhotoGrid_1433157698252Sampai pada akhirnya setelah lulus kuliah dan sempat kerja 2 tahun, baru punya keinginan belajar makeup. Nahh waktu itu punya kenalan temen kerja dulunya, yang sekarang jadi MUA heitss di Malang, @inivindy πŸ˜€ Setelah ikutan sinau makeup 2 paket, sejak saat itu sampai sekarang kadang ikutan ngemakeup temen-temen yang wisuda atau acara lain bareng mb Vindy πŸ™‚

Itu ceritaku, mana ceritamu? πŸ˜€

Tutorial Hijab Segi Empat

Beberapa hari lalu, aku mengunggah sebuah foto tentang natural makeup dan juga alis di instagram. Eh,, selain si alis yang jadi topik pembicaraan, ternyata ada juga yang nanyain tutorial jilbab segi empat.

navy

Hnaah, buat yg penasaran sama hijab di atas, berikut ini caranya :

JUNI_TUTORIAL

Sebelumnya, siapkan ciput (ninja), jilbab segi empat yang agak lebar, dan 4 buah jarum.

1. Letakkan menyilang dengan bagian belakang lebih pendek. Jarum. Kemudian tarik bagian tengah dari sisi yang panjang ke yang berlawanan. Jarum.

2. Ambil sisa bagian panjang yg telah dijarum dan tarik ke atas dg bentuk menyilang.

3. Lipat sisanya ke arah belakang hingga berbentuk sedikit runcing. Jarum.

4. Ambil bagian belakang dan jarum, agar jilbab tetap di tempatnya.

Dan… rapikan. Selesai πŸ™‚

Hijab style by @jemarienggar

Kondangan Yuk! #bdwablaz

Pam param pam pammm…

Sedikit bercerita tentang masa-masa SMA yaa. Dulu, lebih dari 7 tahun yang lalu (halahhh kelamaaaan ceritanya..) aku sekolah di SMAN 3 Malang. Terus ga tau awalnya gimana, tapi di situ aku berteman dengan 12 orang siswi sekelas, yang kemudian membentuk grup yang dinamai bdwablaz. Ga ada artinya apa-apa sih, cuma menyebutkan jumlah kami aja yang 12 orang tadi.

Dalam beberapa tahun belakangan satu persatu di antara kami mulai melepas masa lajangnya. Dewol (Dewi) uda lulus dan punya jagoan kecil. Dodol (Inda) uda lulus dan punya inda junior. Nindra & Naim (Naila) uda lulus, juga punya jagoan kecil. Dan kemarin, 3 Mei 2015 satu lagi yang wisuda… Ade!

Processed with VSCOcam with a6 preset

Seperti biasa, seperti kondangan pada umumnya πŸ˜€ . Tapi kami juga membawa bingkisan (halah) yang berupa pop up frame. Uda lama ga bikin beginian, sekitar 4 bulan udahan. Berkat temen-temen juga, akhirnya mulai menyentuh dunia perguntingan dan pengeleman haha.

ADE&JEFF

Happy Wedding Adeolll! Barakallah πŸ™‚
Sebentar lagi, insyaAllah satu lagi lulusan, Azel! Yeay! Semoga yang lain cepat menyusul (termasuk yg nulis ini, hahaa) aamiin.